BeritaPendidikan

Wujudkan Keluarga Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29 dan PKK Pedurungan Lor Gelar Sosialisasi Pangan B2SA

154
×

Wujudkan Keluarga Sehat, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29 dan PKK Pedurungan Lor Gelar Sosialisasi Pangan B2SA

Sebarkan artikel ini

LELUASA.COM, Semarang – Kesehatan keluarga yang optimal berawal dari pola konsumsi pangan yang berkualitas di meja makan. Menyadari hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 29 berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Kelurahan Pedurungan Lor menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja unggulan KKN UPGRIS tahun 2026 yang mengusung tema “Sigap Berkarya Nyata”. Sosialisasi ini menyasar ibu-ibu PKK se-Kelurahan Pedurungan Lor sebagai garda terdepan dalam pemenuhan gizi keluarga, guna meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi pangan berbasis potensi lokal.

Sosialisasi B2SA ditekankan pada prinsip bahwa kenyang saja tidak cukup, namun makanan yang dikonsumsi harus memenuhi unsur gizi yang lengkap sesuai kebutuhan tubuh. Mahasiswa Kelompok 29 bersama perwakilan PKK memberikan edukasi mengenai porsi ideal “Isi Piringku”, yang terdiri dari sumber karbohidrat, protein nabati dan hewani, serta sayur dan buah-buahan dalam takaran yang seimbang.

Selain pemaparan materi, mahasiswa juga mendemonstrasikan cara memilih bahan pangan yang aman dari zat kimia berbahaya serta tips mengolah pangan lokal—seperti umbi-umbian dan sayuran hasil pekarangan—menjadi menu yang menarik bagi anak-anak. Hal ini bertujuan untuk mencegah stunting dan meningkatkan imunitas keluarga melalui asupan makanan yang sehat dan bebas residu berbahaya.

Koordinator kegiatan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29, Amanda Feronia Febriyanti, menjelaskan bahwa sosialisasi ini adalah bentuk dukungan mahasiswa terhadap program ketahanan pangan pemerintah daerah.

“Melalui tema ‘Sigap Berkarya Nyata’, kami ingin memastikan bahwa ilmu yang kami bawa dari kampus dapat menyentuh aspek paling dasar dalam masyarakat, yaitu kesehatan keluarga. Kami melihat ibu-ibu PKK sangat antusias, namun terkadang masih terpaku pada pola makan karbohidrat tinggi. Dengan sosialisasi B2SA ini, kami berharap warga lebih sigap dalam menyusun menu harian yang beragam namun tetap ekonomis karena memanfaatkan bahan pangan lokal,” ujar Amanda Feronia Febriyanti di sela-sela acara.

Program kolaboratif ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak Kelurahan. Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Pedurungan Lor, Ibu Jimy, menyatakan bahwa kehadiran mahasiswa UPGRIS sangat membantu dalam memperbaharui informasi gizi bagi para kader dan anggota PKK.

“Kami sangat menyambut baik inisiatif dari mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29. Penjelasan yang diberikan sangat detail dan mudah dipraktikkan oleh ibu-ibu rumah tangga. Program B2SA ini sangat krusial agar masyarakat tidak lagi bergantung pada satu jenis pangan saja. Kami berharap semangat berkarya nyata yang dibawa adik-adik mahasiswa ini dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baru bagi warga Pedurungan Lor dalam menyajikan hidangan sehat,” ungkap Ibu Jimy.

Harapan Masa Depan Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 29 berharap angka literasi gizi di Kelurahan Pedurungan Lor semakin meningkat. Sinergi antara kaum muda akademisi dan ibu-ibu PKK ini menjadi bukti bahwa kolaborasi nyata di tingkat kelurahan mampu menciptakan pondasi keluarga yang sehat, cerdas, dan mandiri melalui penerapan pola konsumsi B2SA secara konsisten.

Editor: Ardi Handayat, Tim LELUASA.com