BeritaPendidikan

Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Mahasiswa KKN UNS Gelar Pelatihan Branding Digital di Desa Dibal

31
×

Tingkatkan Daya Saing Produk Lokal, Mahasiswa KKN UNS Gelar Pelatihan Branding Digital di Desa Dibal

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa KKN Universitas Sebelas Maret (UNS) sedang memberikan pendampingan interaktif kepada pelaku UMKM Desa Dibal mengenai teknik pembuatan logo dan fotografi produk menggunakan ponsel di Balai Desa Dibal, Boyolali, Sabtu (8/2/2026).

LELUASA.COM, Boyolali — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar pelatihan branding bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 8 Februari 2026, bertempat di Balai Desa Dibal, dengan fokus penguatan identitas produk melalui pendekatan digital kreatif.

Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha, antara lain kuliner, kerajinan, dan produk olahan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS berupaya mendorong UMKM desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pemasaran digital yang semakin dinamis.

Pemapar Materi branding dari mahasiswa KKN UNS Desa Dibal menyampaikan bahwa banyak pelaku UMKM telah menghasilkan produk yang berkualitas, namun belum didukung dengan branding yang kuat dan konsisten. “Masih banyak produk yang dipasarkan tanpa identitas visual yang jelas. Padahal, branding menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan kepercayaan konsumen”

Materi pelatihan meliputi pengenalan dasar branding, penentuan nama merek, pembuatan logo sederhana, serta pemilihan warna dan kemasan produk. Selain itu, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik fotografi produk menggunakan telepon seluler, penulisan deskripsi produk, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi.

Pelatihan dikemas secara interaktif dengan sesi praktik langsung. Mahasiswa KKN mendampingi peserta dalam membuat konten promosi sederhana yang dapat digunakan pada platform digital, seperti Instagram dan WhatsApp Business. Pendampingan ini diharapkan dapat memudahkan pelaku UMKM dalam menerapkan materi yang telah disampaikan.

Salah satu pelaku UMKM Desa Dibal mengatakan, pelatihan tersebut memberikan pemahaman baru terkait pentingnya tampilan produk dan strategi pemasaran. Selama ini, pemasaran masih dilakukan secara konvensional dan terbatas di lingkungan sekitar desa. “Setelah mengikuti pelatihan ini, kami jadi lebih paham cara memasarkan produk secara digital,”

Pemerintah Desa Dibal mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UNS yang dinilai sejalan dengan upaya pengembangan ekonomi lokal. Pelatihan branding berbasis digital kreatif ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan kapasitas UMKM desa.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS berharap pelaku UMKM Desa Dibal mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperluas jangkauan pasar, serta lebih siap menghadapi tantangan ekonomi di era digital. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pengabdian mahasiswa yang mendorong kolaborasi kampus dan desa secara berkelanjutan untuk penguatan ekonomi masyarakat lokal secara inklusif.

Editor: Ardi Handayat, Tim LELUASA.com