LELUASA.COM, Kabupaten Semarang — Keselamatan saat berkendara menjadi prioritas utama mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 13 di Desa Kawengen. Pada Selasa, 24 Februari 2026, mereka melakukan tindakan nyata dengan memasang reflektor di sepanjang jalur yang rawan di Dusun Jatirejo, Desa Kawengen, Kabupaten Semarang.
Pemasangan ini dilakukan karena kondisi jalan di beberapa area Dusun Jatirejo yang kurang terang pada malam hari dan memiliki bentuk jalan yang cukup sulit untuk dilalui oleh pengendara.
Reflektor jalan yang dipasang bekerja dengan memantulkan cahaya dari lampu kendaraan, sehingga membantu pengemudi melihat tepi jalan dan belokan dengan lebih jelas dalam kondisi cuaca buruk atau pada malam hari.

Detail pelaksanaan kegiatan meliputi:
- Mengidentifikasi Area Berisiko: Mahasiswa bersama perangkat dusun memperhatikan titik-titik tikungan yang tajam dan area yang kurang terang karena minimnya lampu jalan.
- Pemasangan Mandiri: Proses pemasangan dilakukan secara bersama-sama oleh mahasiswa Kelompok 13 menggunakan alat yang sudah disediakan.
Dusun Jatirejo memiliki beberapa jalan yang digunakan warga sebagai akses utama, tetapi sering kali gelap di malam hari. Kondisi ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi orang yang belum pernah menghadapi jenis jalan seperti ini sebelumnya.
“Langkah kecil ini kami harapkan bisa memberikan dampak besar bagi keamanan masyarakat. Karena ada pantulan cahaya dari reflektor, pengemudi bisa lebih hati-hati melihat batas jalan,” kata Niko, salah satu anggota KKN Kelompok 13.
Inisiatif ini mendapat sambutan baik dari warga Dusun Jatirejo. Pemasangan reflektor dianggap sebagai solusi yang praktis dan tepat sasaran, terutama di tengah keterbatasan yang ada pada lampu penerangan jalan umum.
“Kami sangat terbantu karena ada pemasangan reflektor ini. Di malam hari, jalan di sini memang agak gelap, jadi adanya sinar pantul ini sangat membantu penglihatan para pengendara,” kata salah satu warga setempat.
Dengan menginstal reflektor ini, KKN UPGRIS Kelompok 13 berharap risiko kecelakaan lalu lintas di Desa Kawengen, terutama di Dusun Jatirejo, bisa berkurang. Program ini juga menunjukkan komitmen mahasiswa dalam berkontribusi secara langsung, sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat secara luas.












