LELUASA.COM, Tangsel – Dalam upaya nyata mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, tim mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Pamulang (UNPAM) sukses mengimplementasikan platform digital terintegrasi di SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan pada 8 Juni 2026. Proyek yang dikembangkan sebagai luaran wajib kegiatan Kerja Praktik (KP) ini berfokus pada efisiensi penyampaian informasi publik serta digitalisasi manajemen kedisiplinan siswa.
Tim pelaksana Kerja Praktik ini beranggotakan tiga mahasiswa, yaitu Abed Neco (NIM: 231011403301), Farsya Runa Supriyatna (NIM: 231011403455), dan Testarina Tatiana H. (NIM: 231011400475). Di bawah bimbingan dosen pembimbing Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., proyek ini dilaksanakan secara intensif untuk menjawab berbagai tantangan operasional yang dihadapi oleh pihak sekolah dalam pengelolaan informasi dan administrasi kedisiplinan siswa.
Latar Belakang dan Tantangan Mitra
Sebelum sistem ini diimplementasikan, SMA Negeri 12 Kota Tangerang Selatan menghadapi berbagai kendala dalam proses penyampaian informasi kepada warga sekolah dan masyarakat. Pengumuman akademik, informasi kegiatan sekolah, hingga profil institusi masih mengandalkan media sosial pihak ketiga, grup pesan instan, dan papan pengumuman fisik. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan penerimaan informasi oleh orang tua siswa serta kurang optimalnya pengelolaan data dan arsip informasi sekolah.
Selain itu, tantangan yang lebih signifikan ditemukan pada bagian Kesiswaan dan Bimbingan Konseling (BK). Sistem pencatatan poin pelanggaran tata tertib siswa masih dilakukan secara manual menggunakan buku fisik. Metode ini memiliki sejumlah kelemahan, seperti risiko kehilangan data, kerusakan dokumen, kesulitan dalam pencarian riwayat pelanggaran, serta lambatnya proses rekapitulasi data ketika dibutuhkan untuk evaluasi maupun pelaporan.
Metodologi Pengembangan dan Analisis Sistem
Untuk menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan sekolah, tim mahasiswa menerapkan pendekatan riset lapangan yang komprehensif dan terstruktur. Tahap pertama dilakukan melalui observasi langsung serta wawancara dengan pihak manajemen sekolah, staf tata usaha, guru BK, dan bagian kesiswaan guna memahami proses bisnis yang sedang berjalan serta mengidentifikasi kebutuhan pengguna secara mendalam.
Selanjutnya, tim melakukan studi pustaka dan dokumentasi terhadap berbagai referensi akademik serta dokumen internal sekolah yang berkaitan dengan standar pengelolaan website sekolah dan sistem pembobotan poin pelanggaran siswa. Hasil analisis tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam rancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang mencakup Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Flowchart untuk memastikan sistem memiliki struktur yang jelas, terukur, dan mudah dikembangkan di masa mendatang.
Fitur Unggulan Platform Digital
Platform yang dikembangkan memiliki dua fitur utama yang saling terintegrasi untuk mendukung kebutuhan administrasi sekolah.
1. Portal Informasi Publik Berbasis Website Responsif
Website resmi sekolah dirancang menggunakan konsep Responsive Web Design, sehingga dapat diakses dengan nyaman melalui komputer, laptop, tablet, maupun smartphone. Portal ini menyediakan berbagai informasi penting seperti profil sekolah, visi dan misi, data guru dan staf, berita kegiatan sekolah, galeri dokumentasi, serta pengumuman akademik yang dapat diakses oleh siswa, orang tua, dan masyarakat secara mudah dan cepat.
2. Sistem Informasi Poin Pelanggaran Siswa
Selain website publik, tim juga mengembangkan sistem informasi khusus untuk pengelolaan poin pelanggaran siswa yang dapat diakses oleh administrator, guru BK, dan pihak kesiswaan. Melalui sistem ini, petugas dapat melakukan input data pelanggaran, memperbarui informasi siswa, serta menghasilkan laporan dan rekapitulasi data secara otomatis. Sistem juga mampu menghitung akumulasi poin pelanggaran secara real-time, sehingga memudahkan proses monitoring kedisiplinan siswa dan mengurangi risiko kehilangan data yang sering terjadi pada sistem manual.
Dampak Nyata dan Manfaat Implementasi
Implementasi platform digital ini mendapat apresiasi positif dari pihak manajemen SMAN 12 Kota Tangerang Selatan. Kehadiran website resmi sekolah dinilai mampu meningkatkan efektivitas penyebaran informasi sekaligus memperkuat transparansi komunikasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Informasi yang sebelumnya tersebar melalui berbagai media kini dapat dipusatkan dalam satu platform yang mudah diakses kapan saja dan dari mana saja.
Sementara itu, digitalisasi sistem poin pelanggaran memberikan kemudahan bagi guru BK dan bagian kesiswaan dalam mengelola data kedisiplinan siswa. Proses pencatatan menjadi lebih cepat, akurat, dan aman karena seluruh data tersimpan dalam basis data digital yang dapat dicadangkan dan dikelola dengan lebih baik dibandingkan metode pencatatan konvensional.
Bagi mahasiswa, proyek ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam permasalahan nyata di lapangan. Selain meningkatkan kemampuan teknis dalam bidang analisis sistem, perancangan perangkat lunak, dan pengembangan aplikasi web, proyek ini juga melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, serta penyelesaian masalah secara profesional.
Pernyataan Tim Pelaksana dan Dosen Pembimbing
Ketua Pelaksana Kerja Praktik Kelompok 4, Abed Neco, menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya proyek tersebut sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan.
“Kami bersyukur proyek ini dapat diselesaikan dengan baik. Keberhasilan ini bukan semata hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kolaborasi seluruh anggota tim yang saling mendukung sejak tahap perencanaan hingga implementasi. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pihak SMAN 12 Kota Tangerang Selatan atas kepercayaan dan keterbukaan mereka dalam menerima kami. Harapan kami, sistem yang telah dibangun ini dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan, sehingga memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi kemajuan administrasi sekolah,” ujar Abed Neco.
Menurut dosen pembimbing, Maulana Ardhiansyah, S.Kom., M.Kom., kegiatan Kerja Praktik merupakan momentum penting bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik langsung di dunia kerja.
“Melalui Kerja Praktik, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga belajar beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengembangkan kemampuan komunikasi, serta meningkatkan keterampilan pemecahan masalah yang dibutuhkan di era digital saat ini,” jelasnya.
Beliau juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam proyek nyata seperti ini menjadi sarana yang efektif untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi teknologi yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.
Komitmen untuk Transformasi Digital Berkelanjutan
Keberhasilan implementasi website responsif dan sistem informasi poin pelanggaran siswa ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa Universitas Pamulang dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan, teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas layanan informasi, dan efektivitas pengelolaan data sekolah.
Universitas Pamulang terus berkomitmen mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya inovatif yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Proyek ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan ekosistem digital yang lebih luas dan terintegrasi di SMAN 12 Kota Tangerang Selatan, sehingga mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan di masa yang akan datang.












